Stephen William Hawking lahir pada 8 Januari 1942 di Oxford, Inggris. Ia dikenal sebagai fisikawan teoretis, kosmolog, dan penulis yang memberikan kontribusi besar terhadap pemahaman kita tentang alam semesta.
Hawking terkenal dengan penelitiannya tentang lubang hitam dan teori relativitas, terutama melalui karyanya yang paling populer A Brief History of Time (Riwayat Singkat Waktu) yang terjual jutaan kopi di seluruh dunia.
Namun, yang membuat kisah hidupnya luar biasa bukan hanya karena kejeniusannya, tetapi juga perjuangannya melawan penyakit amyotrophic lateral sclerosis (ALS). Penyakit saraf motorik ini perlahan melumpuhkan tubuhnya hingga membuatnya hanya bisa berkomunikasi melalui perangkat suara komputer.
Meski divonis hanya bertahan hidup dua tahun setelah diagnosis pada usia 21 tahun, Hawking membuktikan semua prediksi medis salah. Ia bertahan lebih dari 50 tahun, mengajar di Universitas Cambridge, menulis buku-buku ilmiah populer, dan menjadi inspirasi bagi jutaan orang di seluruh dunia.
Stephen Hawking meninggal pada 14 Maret 2018, bertepatan dengan hari lahir Albert Einstein, sebuah momen simbolis bagi dunia sains. Warisannya akan terus hidup melalui teori-teori brilian dan semangat pantang menyerahnya.













