Heinrich Rudolf Hertz (22 Februari 1857 – 1 Januari 1894) adalah fisikawan asal Jerman yang dikenal sebagai pelopor pengiriman energi listrik tanpa kabel. Salah satu temuan pentingnya adalah fenomena lompatan muatan listrik (electric charge jump) yang menjadi dasar perkembangan teknologi nirkabel modern.
Nama Hertz kemudian diabadikan sebagai satuan frekuensi internasional, hertz (Hz), untuk menghormati jasanya di bidang elektromagnetisme. Satuan ini menyatakan jumlah gelombang yang terjadi setiap detik—1 hertz berarti satu gelombang per detik. Satuan ini dapat digunakan untuk mengukur berbagai gelombang periodik, misalnya gerakan bandul pada jam dinding yang memiliki frekuensi sekitar 1 Hz.
Latar Belakang Pendidikan
Hertz menempuh pendidikan di beberapa universitas ternama, di antaranya University of Kiel, University of Karlsruhe, dan University of Bonn. Ia meraih gelar akademik dari University of Munich dan University of Berlin. Dalam perjalanan studinya, Hertz dibimbing oleh ilmuwan besar Hermann von Helmholtz.
Kontribusi dalam Elektromagnetisme
Penelitian Hertz menegaskan keberadaan radiasi elektromagnetik dan memengaruhi pemahaman awal tentang efek fotolistrik. Ia dianggap sebagai salah satu tokoh paling berpengaruh dalam pengembangan ilmu elektromagnetisme—cabang fisika yang mengkaji medan listrik dan medan magnet.
-
Medan listrik muncul dari muatan listrik statis dan dapat menimbulkan gaya listrik.
-
Medan magnet dihasilkan oleh pergerakan muatan, seperti arus yang mengalir melalui kabel, dan menimbulkan gaya magnet.
Keduanya saling berkaitan: perubahan medan magnet dapat memunculkan medan listrik, fenomena yang dikenal sebagai induksi elektromagnetik. Prinsip ini menjadi dasar kerja berbagai perangkat seperti generator, motor induksi, dan transformator.
Elektrodinamika
Istilah elektrodinamika sering digunakan untuk menggambarkan gabungan elektromagnetisme dan mekanika, khususnya dalam mempelajari efek medan elektromagnetik terhadap sifat mekanis partikel bermuatan.













