Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa Amerika Serikat saat ini sedang berupaya merebut kembali Pangkalan Udara Bagram di Afghanistan yang sebelumnya dikuasai AS, namun kini berada di bawah kendali Taliban.
Pernyataan ini disampaikan Trump dalam konferensi pers bersama Perdana Menteri Inggris, Keir Starmer. Dalam kesempatan itu, Trump mengkritik cara penarikan pasukan AS dari Afghanistan di era Presiden Joe Biden, yang menurutnya meninggalkan Bagram tanpa perlawanan yang memadai.
“Kami mencoba mengembalikannya,” kata Trump. “Kami mencoba mengembalikannya karena mereka membutuhkan sesuatu dari kita.”
Trump menekankan bahwa alasan strategis juga menjadi faktor utama di balik upaya ini. Ia menyebut pangkalan tersebut hanya berjarak sekitar satu jam dari lokasi Tiongkok membuat senjata nuklir, sehingga memiliki nilai penting bagi keamanan nasional AS.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari Gedung Putih terkait klaim Trump, dan belum jelas bagaimana pembicaraan dengan Taliban mengenai hal ini berjalan.
Sumber:
“Trump: US trying to get Bagram Airbase ‘back’ from Taliban in Afghanistan,” Fox News, 18 September 2025.












